Truly Follower

FB's Follower

Cinta Sejati Seorang Isteri

Alkisah di sebuah rumah mewah yang terletak di pinggiran sebuah kota, hiduplah sepasang suami isteri. Dari sekilas orang yang memandang, mereka adalah pasangan yang sangat bahagia. Para tetangganya pun tahu bagaimana usaha mereka dalam meraih kehidupan baik seperti saat ini. Sayang, pasangan itu belum lengkap. Dalam jangka masa sepuluh tahun perkahwinan mereka, pasangan itu belum juga dikurnia cahaya mata yang mereka harapkan.
Oleh itu, walaupun masih saling mencintai, si suami berkeinginan menceraikan isterinya kerana dianggap tak mampu memberikan zuriat sebagai penerus generasinya. Setelah melalui perdebatan sengit, dengan sedih dan duka yang mendalam, si isteri akhirnya menyerah pada keputusan suaminya untuk tetap bercerai.
Dengan perasaan tidak menentu, suami isteri itu menyampaikan rencana perceraian kepada orang tua mereka. Meskipun orang tua mereka tidak setuju, tapi tampaknya keputusan bulat sudah diambil si suami. Setelah berbincang-bincang cukup lama, kedua orang tua pasangan itu dengan berat hati menyetujui perceraian tersebut. Tetapi, mereka mengajukan syarat, iaitu agar perceraian pasangan suami iseri itu dilakukan dalam sebuah sebuah pesta yang sama besarnya seperti pesta saat mereka menikah dulu.
Agar tidak mengecewakan kedua orang tuanya, maka persyaratan mengadakan pesta perceraian itu pun disetujui. Beberapa hari kemudian, pesta dilakukan. Sungguh, itu merupakan pesta yang tidak membahagiakan bagi siapa saja yang hadir dalam pesta itu. Si suami tampak tertekan dan terus meminum arak sampai mabuk. Sementara sang isteri tampak terus melamun dan sesekali mengusap air matanya di pipinya. Disela mabuknya si suami berkata lantang, “Istriku, saat kau pergi nanti. semua barang berharga atau apapun yang kamu suka dan kamu sayangi, Ambillah dan Bawalah !!“. Setelah berkata seperti itu, tak lama kemudian ia semakin mabuk dan akhirnya tak sedarkan diri.
Keesokan harinya, setelah pesta selesai, si suami terbangun dari tidur dengan kepala berdenyut-denyut. Dia tidak mengenali keadaan disekelilingnya selain susuk tubuh yang sudah dikenalnya bertahun-tahun iaitu sang isteri yang iadia cintai. Maka, dia pun bertanya “Ada dimakah aku ? Kenapa ini bukan di bilik kita ? Apakah aku masih mabuk dan bermimpi ? tolong jelaskan.”
Si istri menatap penuh cinta pada suaminya dengan mata berkaca-kaca dan menjawab, Suamiku, ini kerana kita di rumah orang tuaku. Semalam kau berkata di depan semua orang bahawa engkau berkata kepadaku, bahawa aku boleh membawa apa saja yang aku mahu dan aku sayangi. Di dunia ini tidak ada satu barang yang berharga dan aku cintai dengan sepenuh hati selain kamu. kerana itu kamu sekarang ku bawa ke rumah orang tuaku. Ingat, kamu sudah berjanji dalam pesta itu.”
Dengan perasaan terkejut setelah tersedar, si suami bangun dan memeluk istrinya, Maafkan aku Istriku, aku sungguh bodoh dan tidak menyadari bahwa dalamnya cintamu padaku. Walaupun aku telah menyakitimu, dan berniat menceraikanmu, tetapi engkau masih mahu membawa diriku bersamamu dalam keadaan apa pun“.
Akhirnya kedua suami istri ini ini berpelukan dan saling bertangisan. Mereka akhirnya mengikat janji akan tetap saling mencintai hingga ajal memisahkannya.
Dalam Kisah diatas dapat kita petik makna bahawa :
Saat sebuah pernikahan dimulai, bukanlah hanya bertujuan menghasilkan keturunan, meski diakui mendapatkan buah hati adalah dambaan setiap pasangan suami isteri. Tapi sebenarnya masih banyak hal lain yang juga perlu diselami dalam hidup berumah tangga.
Untuk itu rasanya kita perlu menyegarkan kembali tujuan kita dalam menikah iaitu peneguhan janji sepasang suami isteri untuk saling mencintai, saling menjaga baik dalam keadaan suka dan duka. Melalui kesedaran tersebut, apapun keadaan rumah tangga yang kita jalani akan menemukan suatu penyelesaian. Sebab proses menemukan penyelesaian dengan berlandaskan kasih sayang ketika menghadapi sebuah masalah sebenarnya merupakan salah satu kunci kebahagiaan rumah tangga. 

Thanks for your reading,please leave your feedback or comments

No comments:

Post a Comment

Segala yang tercatat tercotot di atas ini adalah HAKMILIK Lyn Marzuki